seorang mukmin, ketika dia ingin kentut atau buang air kecil atau buang air besar,
yang menyebabkan dia terganggu, selayaknya tidak memulai shalat. Namun
dia selesaikan hajatnya dulu, lalu berwudhu, kemudian shalat dengan
khusyu hati dan anggota badannya, dan konsentrasi shalatnya.
seorang mukmin, ketika dia ingin kentut atau buang air kecil atau buang air besar,
yang menyebabkan dia terganggu, selayaknya tidak memulai shalat. Namun
dia selesaikan hajatnya dulu, lalu berwudhu, kemudian shalat dengan
khusyu hati dan anggota badannya, dan konsentrasi shalatnya.
Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Nabi SAW. bersabda: Sungguh aku
mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir
masuk surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil
merangkak-rangkak, lalu diperintah oleh Allah: Masuklah ke surga, maka
ia segera pergi ke surga, tetapi terbayang padanya surga telah penuh,
maka ia kembali dan berkata: Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh. Lalu
diperintah lagi: Pergilah masuk surga. Kemudian ia kembali berkata: Ya
Tuhan, aku dapatkan surga sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah
masuk surga, maka di sana untukmu seluas dunia sepuluh kali, atau,
untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya, maka ia berkata: Engkau
mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja yang berkuasa. Sungguh aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan
hadits ini sehingga terlihat gigi gerahamnya. Dan itu serendah-rendah
tingkat ahli surga. (Bukhari, Muslim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar